Contoh Memori Banding

MEMORI BANDING

TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN NEGERI SAROLANGUN

NOMOR : 03/Pdt.G/2009/PN.Srln

TANGGAL 10 SEPTEMBER 2009

Antara :

PT. PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (PLN) SUB RANTING BATANG ASAI, berkedudukan di Desa Pekan Gedang, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, semula sebagai Turut Tergugat IV untuk selanjutnya disebut sebagai …………………………………………………………. PEMBANDING/ TURUT TERGUGAT IV

Melawan :

SANAH, Perempuan, Umur 75 tahun, pekerjaan Ibu Rumah Tangga, alamat Pulau Senggeris, Desa Pekan Gedang, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Nomor KTP : 474.4/450/C/BTA/1995, semula sebagai Penggugat, untuk selanjutnya disebut sebagai ……………………………………………………………. TERBANDING/ PENGGUGAT

KEPADA

YTH.   BAPAK KETUA PENGADILAN TINGGI JAMBI

DI

J A M B I

Melalui

YTH.   BAPAK KETUA PENGADILAN NEGERI

SAROLANGUN

DI

S A R O L A N G U N

Dengan Hormat,

Yang bertanda tangan dibawah ini, kami : ——————————————————–

1. SOEHARTOMO, S.H. ; dan

2. IVIDA DEWI AMRIH SUCI, S.H., M.H. ;

Keduanya adalah Advokat berkantor di Kantor Hukum Amanah, berkedudukan di Gedung Victoria lantai 3, Jalan Hasanuddin Nomor 47-57 Jakarta 12160, Telp. (021) 72784494 ; 72784495 ; 72784496, Facsimile : (021) 72784493 ; ——————————————–

Bertindak untuk dan atas nama : ——————————————————————-

PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sub Ranting Batang Asai, berkedudukan di Desa Pekan Gedang, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, dalam hal ini diwakili Manager PT. PLN (Persero) Ranting Sarolangun ; ———————-

Dengan ini mengajukan Permohonan Pemeriksaan perkara pada tingkat Banding sesuai Pernyataan Banding di Pengadilan Negeri Sarolangun, pada hari Rabu, tanggal 16 September 2009, terhadap Putusan Pengadilan Negeri Sarolangun dalam Perkara Perdata Nomor : 03/Pdt.G/2009/PN.Srln, tertanggal 10 September 2009, dalam hal ini memilih kediaman hukum (domisili) di kantor kuasanya sebagaimana telah diuraikan diatas, yang semula sebagai Turut Tergugat IV mohon untuk selanjutnya disebut sebagai ———————————————- PEMBANDING/ TURUT TERGUGAT IV

Bahwa sebelumnya mohon dianggap sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dan seluruhnya terulang kembali segala hal dibawah ini : ——————————————-

1. Permohonan pemeriksaan perkara pada tingkat Banding yang diajukan oleh Kuasa Hukum Pembanding/ Turut Tergugat IV melalui Ketua Pengadilan Negeri Sarolangun dan telah didaftarkan pada Kepaniteraan Pengadilan Negeri Sarolangun dengan register perkara Nomor : 02/Banding/Pdt.G/2009/PN.Srln pada hari Rabu, tanggal 16 September 2009 ; ———————————————————————————-

2. Seluruh materi Putusan Pengadilan Negeri Sarolangun, Nomor : 03/Pdt.G/2009/ PN.Srln, tertanggal 10 September 2009 ; ——————————————————

3. Materi Gugatan asli yang telah dijadikan dasar pemeriksaan dan terbitnya Putusan Pengadilan Negeri Sarolangun sebagaimana telah disebutkan diatas ; ——————–

4. Materi segala Jawaban/ Sanggahan/ Replik-Duplik/ Tanya Jawab baik secara lesan maupun tertulis dari Para Pihak bersengketa serta semua alat bukti dan keterangan saksi-saksi di persidangan maupun dalam Berita Acara Pemeriksaan Setempat berkenaan dengan perkara ini ; ——————————————————————

5. Segala catatan, keterangan dan informasi-informasi yang seluruhnya tercantum dalam Berita Acara Persidangan atas perkara ini selama dalam pemeriksaan dimuka sidang tingkat pertama ; ———————————————————————————–

6. Serta lain-lain hal yang terjadi, yang dipermasalahkan, yang ditetapkan/ diputuskan, baik diluar persidangan maupun dalam persidangan, yang kesemuanya menjadi unsur pendukung terbitnya Putusan Pengadilan Negeri Sarolangun tersebut diatas ; ———-

Bahwa dalam Memori Banding ini, Pembanding/ Turut Tergugat IV hendak mengajukan risalah/ Memori Banding sebagai keberatan-keberatan atas Putusan Pengadilan Negeri Sarolangun Nomor : 03/Pdt.G/2009/PN.Srln, tertanggal 10 September 2009, yang Amarnya menyatakan : ——————————————————————————-

———————————————– MENGADILI ——————————————-

DALAM EKSEPSI

Mengabulkan eksepsi Tergugat, Turut Tergugat I, Turut Tergugat II, Turut Tergugat III dan Turut Tergugat IV ; ———————————————————————–

DALAM PROVISI

Menolak tuntutan Provisi Penggugat ; ———————————————————-

DALAM POKOK PERKARA

Menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima ; ————————————–

Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 1.910.000,00 (satu juta sembilan ratus sepuluh ribu rupiah). ———————————————–

Bahwa pada dasarnya Pembanding/ Turut Tergugat IV sependapat dengan Pertimbangan Hukum (Ratio Decidendi) sepanjang dalam EKSEPSI dan dalam PROVISI serta persangkaan-persangkaan Majelis Hakim Tingkat Pertama. Akan tetapi Pembanding/ Turut Tergugat IV tidak sependapat/ keberatan terhadap POKOK PERKARA, yang tidak dipertimbangkan oleh Pengadilan Negeri Sarolangun dalam perkara ini ; ———————————————————————————————

Bahwa keberatan-keberatan Pembanding/ Turut Tergugat IV terhadap pertimbangan hukum (Ratio Decidendi) pada Putusan Pengadilan Negeri Sarolangun Nomor : 03/Pdt.G/ 2009/PN.Srln, tertanggal 10 September 2009 dalam pokok perkara, yang dituangkan dalam Memori Banding  yaitu sebagai berikut ; —————————————————

DALAM POKOK PERKARA

Bahwa untuk memperjelas dasar dan alasan keberatan-keberatan Pembanding/ Turut Tergugat IV maka mohon diperiksa kembali petitum dari Gugatan Penggugat Dalam Pokok Perkara,  sebagai berikut : ——————————————————————-

DALAM POKOK PERKARA.

1.  Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya ; —————————————

2.  Menyatakan bahwa Penggugat adalah Pemilik sah secara hukum atas lokasi tanah yang dibangun SMPN 1 Batang Asai, Kantor Camat Batang Asai, Kantor Unit Pelaksana Teknis Pendidikan Kecamatan Batang Asai, PT. PLN Sub Ranting Batang Asai ; ————————————————————————————————

3.  Menyatakan Tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum yang telah merugikan Penggugat secara moril dan materiil ; ——————————————–

4.  Menyatakan sah dan berharga sita jaminan yang telah ditetapkan ; ———————

5.  Memerintahkan Tergugat dan Para Turut Tergugat untuk menyerahkan tanah beserta bangunan obyek perkara kepada Penggugat dengan secara serta merta dan tanpa beban apapun ; ————————————————————————————

6.  Menghukum Tergugat dan Para Turut Tergugat untuk membayar ganti rugi moril dan materiil kepada Penggugat dengan seketika sebesar Rp. 2.000.000.000,00 (dua milyar rupiah) secara tanggung renteng ; —————————————————–

7.  Menghukum Tergugat dan Para Turut Tergugat untuk membayar uang paksa (Dwangsom) kepada Penggugat senilai Rp. 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) per hari secara tanggung renteng, apabila lalai melaksanakan putusan dalam perkara ini;

8.  Menyatakan putusan ini dapat dijalankan lebih dahulu, meskipun ada upaya hukum lainnya, baik berupa verzet, banding dan kasasi ; ——————————————-

9.  Menghukum Tergugat dan Para Turut Tergugat untuk membayar  seluruh biaya yang timbul dalam perkara ini secara tanggung renteng ; —————————————-

Bahwa Pembanding/ Turut Tergugat IV menolak/ tidak sependapat terhadap Putusan Judex facti/ Pengadilan Tingkat Pertama yang tidak memberikan Pertimbangan Hukum dalam Pokok Perkara. Sebagai dasar dan alasan, mengingat asas hukum proses peradilan cepat, murah dan sederhana, agar dalam pemeriksaan perkara ini berguna/ bermanfaat dan dapat diselesaikan secara tuntas, cepat, murah dan sederhana serta berkekuatan hukum dan berkepastian hukum ; ————————————————–

Bahwa merujuk pada Yurisprudensi Putusan Mahkamah Agung tanggal 9 Oktober 1975 No. 951 K/SIP/1973, yang menyatakan : ———————————————————-

Pemeriksaan Tingkat Banding yang seolah-olah seperti di Tingkat Kasasi yang hanya memperhatikan apa yang diajukan oleh Pembanding, adalah salah ; seharusnya pemeriksaan Banding mengulangi pemeriksaan keseluruhannya, baik mengenai fakta maupun penerapan hukum”. ———————————————-

Oleh karenanya peradilan Judex facti, khususnya Pengadilan Tinggi Jambi mempunyai kewenangan untuk memeriksa kembali fakta-fakta dan penerapan hukumnya ; ———–

Bahwa sesuai fakta Hukum pada persidangan Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalinya sehingga permohonan Terbanding/ Penggugat  sebagaimana petitum di atas seharusnya Judex Facti/ Pengadilan Tingkat pertama menolak seluruh gugatan Terbanding/ Penggugat yang tertuang dalam petitum Terbanding/ Penggugat untuk seluruhnya ; ————————————————————————————

Bahwa dasar dan alasan Pembanding/ Turut Tergugat IV adalah sebagai berikut : ——–

1.   Bahwa untuk petitum Nomor 2 dalam Gugatan Terbanding/ Penggugat yang menyatakan : ————————————————————————————-

Menyatakan bahwa Penggugat adalah Pemilik sah secara hukum atas lokasi tanah yang dibangun SMPN 1 Batang Asai, Kantor Camat Batang Asai, Kantor Unit Pelaksana Teknis Pendidikan Kecamatan Batang Asai, PT. PLN Sub Ranting Batang Asai”; ——————————————————————-

Bahwa Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya. Sebagai dasar dan alasan dari Pembanding/ Turut Tergugat IV adalah sebagai berikut : ——

Mohon diperiksa kembali beberapa alat bukti yang di dalilkan oleh Terbanding/ Penggugat baik yang diajukan maupun yang tidak diajukan dimuka persidangan ; —

A.   Bahwa Tergugat/ Pembanding pada saat di persidangan meberikan alat bukti P.1 berupa Surat Keterangan Tanah di Sungai Sepandateh kampung Pulau Senggeris, “apakah alat bukti P.1 merupakan bukti kepemilikan dari Terbanding/ Penggugat atas tanah obyek sengketa ?”, maka harus dibuktikan dahulu kekuatan dari alat bukti P.1 tersebut, apakah alat bukti P.1 mempunyai kekuatan pembuktian lahir ? —————————————————————

Bahwa terhadap siapa akta dibawah tangan itu digunakan, diwajibkan untuk membenarkan (mengakui/ memungkiri) tanda tangannya, sedangkan bagi ahli warisnya cukup hanya menerangkan bahwa ia tidak kenal tanda tangan tersebut sesuai yang dimaksud oleh Pasal 1876 B.W. Juncto Pasal 2 Stb. 1867, No. 29, Pasal 289 RBg ; ——————————————————————————

Bahwa alat bukti P.1 dan keterangan saksi dari Terbanding/ Penggugat dalam persidangan dan pada pemeriksaan setempat terbukti Terbanding/ Penggugat bukan sebagai pemilik tanah obyek sengketa, hal tersebut terungkap sebagaimana terurai dibawah ini : ——————————————————–

a).  Bahwa dilihat secara lahir alat bukti tersebut bukan merupakan dasar perolehan hak atas tanah milik Terbanding/ Penggugat yang sekarang menjadi obyek sengketa, sebab selain tidak menyebutkan letak dan luas tanah sebagai salah satu ciri perolehan atas hak milik serta diragukan kebenaran isi dari alat bukti P.1 ; —————————————————-

Bahwa ternyata apabila alat bukti P.1 dihubungkan dengan keterangan saksi bernama H. Husni Thamrin, bertempat tinggal di Desa Pekan Gedang, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, yang telah disumpah di persidangan pada hari Kamis tanggal 2 Juli 2009 yang menerangkan bahwa saksi adalah anak kandung/ sebagai ahli waris dari Haji Mat Yakin, sebagai salah satu pihak yang bertanda tangan dalam alat bukti P.1. ; —————–

Bahwa saksi (H. Husni Thamrin) menyatakan bahwa tanda tangan yang tertera dalam alat bukti P.1 adalah bukan merupakan tanda tangan Haji Mat Yakin selaku orang tua dari saksi ; ————————————————–

Bahwa penolakan terhadap tanda tangan Haji Mat Yakin yang disampaikan oleh saksi H. Husni Thamrin dalam sidang pada hari Kamis tanggal 2 Juli 2009, berarti alat bukti P.1 tersebut telah memenuhi unsur Pasal 1876 B.W. Juncto Pasal 2 Stb. 1867, No. 29, Pasal 289 RBg ; ——————————-

b).  Bahwa seluruh tulisan yang ada dalam P.1 bukan tulisan si penanda tangan sendiri (yang menerangkan yaitu : Haji Mat Yakin, Ther Ali dan Bakar), melainkan sesuai pengakuan Zaenal Arifin yang waktu itu menjabat sebagai kepala kampung yang pada pemeriksaan setempat pada hari Senin tanggal 10 Agustus 2009, mengakui bahwa yang menulis alat bukti P.1 itu adalah sekretarisnnya ; ————————————————————————-

Bahwa menurut pengakuan Zaenal Arifin (suami Penggugat) alat bukti P.1 dibuat atas permintaan Penggugat, yang kemudian ditanda tangani di rumah Penggugat, sehingga hal tersebut bertentangan dengan Pasal 1878 B.W ; ————————————————————————————-

c).  Bahwa terhadap alat bukti P.1, diragukan kebenarannya, apabila surat tersebut dibuat pada tahun 1961. Sebab alasan Turut Tergugat IV karena pada tahun itu setiap penulisan kata-kata/kalimat masih menggunakan ejaan lama bukan ejaan yang telah disempurnakan (EYD) tahun 1972 sebagaimana yang tertulis dalam alat bukti P.1. Hal tersebut dapat dilihat dalam bukti P.1, bahwa penulisan kata “Yang”, pada kalimat “… Yang menerangkan …”, seharusnya pada tahun 1961, tertulis “… Jang menerangkan”. Oleh karena itu bahwa alat bukti P.1 penulisannya diragukan dibuat pada tahun 1961 ; ————————————————————-

Bahwa alat bukti P.1 tidak memenuhi persyaratan perolehan hak sebagaimana diwajibkan oleh Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 Juncto PP No. 19 Tahun 1967 ; ——————————————————————-

Oleh karenanya berdasarkan alasan-alasan tersebut diatas, alat bukti P.1 tidak memiliki kekuatan pembuktian lahir sesuai yang dimaksud dalam Pasal 1876 B.W. Juncto Pasal 2 Stb. 1867 No. 29, Pasal 289 Rbg sehingga alat bukti P.1 tidak dapat diterima sebagai akta/ surat. maka terbukti tidak ada hubungan hukum antara alat bukti P.1 dengan tanah obyek sengketa ; ——

2.   Apakah alat bukti P.1 mempunyai kekuatan pembuktian materiil ? ————

Maksud dari kekuatan pembuktian materiil adalah isi dari pernyataan yang ditanda tangani dalam akta bahwa peristiwa hukum yang dinyatakan dalam akta telah benar-benar terjadi, jadi memberikan kepastian tentang materi akta ; ————————————————————————————-

Untuk membuktikan alat bukti P.1 mempunyai kekuatan pembuktian materiil maka : ————————————————————————————

a).  Apakah isi pernyataan dalam alat bukti P.1 ? ———————————

-   Bahwa apabila alat bukti P.1 dimaksudkan juga sebagai keterangan waris bahwa Sanah (Penggugat) sebagai satu-satunya ahli waris tanah sebagaimana dimaksudkan dalam bukti P.1. Hal tersebut juga bertentangan dengan keterangan saksi dari Penggugat sendiri yang bernama Sa’ir, pada sidang hari Selasa tanggal 16 Juni 2009 yang menyatakan bahwa “Sanah (Penggugat) memiliki 2 (dua) saudara yang bernama Jampan dan Gustaf yang sudah meninggal”, dengan demikian berarti Sanah (Penggugat) bukan merupakan satu-satunya ahli waris dari Intan Kemih sebagaimana dimaksud dalam bukti P.1 ;

b).  Peristiwa hukum apakah yang ada dalam alat bukti P.1 ? ——————

-   Bahwa apabila bukti P.1 dimaksudkan merupakan keterangan perolehan hak dan kepemilikan hak atas tanah dari Intan Kemih sebagai pewarisnya kepada Sanah (Penggugat) adalah tidak benar, sebab salah satu tanda tangan dalam alat bukti P.1 yakni Haji Mat Yakin, oleh ahli warisnya yaitu H. Husni Thamrin dalam persidangan hari Kamis tanggal 2 Juli 2009 menyatakan bahwa tanda tangan tersebut bukan tanda tangan orang tuanya (Haji Mat Yakin). Dengan demikian alat bukti P.1 tidak berlaku mengikat dan mengandung cacat hukum ; ——————————————————————

c).  Bahwa terhadap obyek sengketa alat bukti P.1 tidak memberikan kepastian tentang luas dan letak tanahnya sehingga obyek tanah yang tercantum dalam alat bukti P.1 tidak membuktikan sebagai milik Penggugat, sehingga obyek sengketa dalam gugatan Penggugat diragukan kebenarannya sebagai milik Terbanding/ Penggugat (Sanah);

Oleh karenanya berdasarkan alasan-alasan sebagaimana terurai diatas, alat bukti P.1 tidak memiliki kekuatan pembuktian materiil, sehingga tidak ada hubungan hukum antara alat bukti P.1 dengan obyek sengketa ; ————————————————————————–

3.   Apakah alat bukti P.1 mempunyai kekuatan pembuktian formil ? ————–

a).  Bahwa sebagaimana telah dijelaskan pada halaman 3 sampai dengan halaman 4 dalam kesimpulan ini, terbukti bahwa kekuatan pembuktian dari alat bukti P.1 tidak mempunyai kekuatan pembuktian lahir, karena tidak diakui tanda tangan salah satu pihak yang menerangkan (Haji Mat Yakin) oleh ahli warisnya (anak kandung) yang bernama Haji Husni Thamrin yang telah memberikan kesaksiannya dibawah sumpah pada sidang hari Kamis tanggal 2 Juli 2009. Oleh karena itu alat bukti P.1 tidak mempunyai kekuatan pembuktian formil ; —————————–

b.)  Bahwa apabila alat bukti P.1 dihubungkan dengan keterangan saksi-saksi dari Terbanding/ Penggugat pada sidang hari Selasa tanggal 16 Juni 2009 yang telah disumpah di persidangan, yang menerangkan : —

1).  saksi Sa’ir      :   saksi tidak mengetahui letak, luas dan batas-batas tanah yang menjadi obyek sengketa antara Terbanding/ Penggugat dengan Pembanding/ Tergugat dan para Turut Tergugat ; ——————

2).  saksi Karim    :   saksi juga tidak mengetahui letak, luas dan batas-batas tanah yang menjadi obyek sengketa antara Terbanding/ Penggugat dengan Pembanding/ Tergugat dan para Turut Tergugat ; ——————

3).  saksi A.Gusti :   saksi tidak mengetahui letak, luas dan batas-batas tanah yang menjadi obyek sengketa antara Terbanding/ Penggugat dengan Pembanding/ Tergugat dan para Turut Tergugat ; ——————

c).  Bahwa apabila alat bukti P.1 dihubungkan dengan pemeriksaan setempat pada hari Senin tanggal 10 Agustus 2009, batas-batas dan luas tanah obyek sengketa sebagaimana dijelaskan dalam alat bukti P.1 bertentangan dengan luas dan batas-batas tanah obyek sengketa yang ditunjukkan oleh Penggugat pada sidang pemeriksaan setempat yang menyatakan : ———————————————————————-

1).  Batas Timur (ilir)          : Tanah Pekih Husin ; —————————

2).  Batas Barat (udik)        : Lorong/ Jalan Sawah Dalam ; —————

3).  Batas Utara (Kiri)         : Tanah Sawah Sanah dan Tanah Sanah/ Tanah Arifin ; ———————————–

4).  Batas Selatan (kanan) : Jalan raya Batang Asai ; ———————–

Bahwa Penggugat dan saksi-saksi dari Penggugat dalam pemeriksaan setempat tidak dapat menunjukkan letak, luas dan batas-batas tanah obyek sengketa secara jelas dan terperinci ; ———————————

Oleh karenanya berdasarkan alasan-alasan sebagaimana terurai diatas, alat bukti P.1 tidak memiliki kekuatan pembuktian formil, sehingga tidak ada hubungan hukum antara alat bukti P.1 dengan obyek sengketa dalam perkara perdata No. 03/Pdt.G/2009/PN.Srln dan berarti pula bahwa obyek sengketa tersebut bukan milik Terbanding/ Penggugat ; –

Bahwa alat bukti P.1 dari Terbanding/ Penggugat yaitu berupa Surat Keterangan Tanah di Sungai Sepandateh kampung Pulau Senggeris ternyata : —————–

1).  Tidak mempunyai kekuatan pembuktian baik lahir materiel maupun Formil ;

2).  Bahwa alat bukti P.1 tidak membuktikan bahwa Terbanding/ Penggugat sebagai pemilik tanah obyek sengketa ; ——————————————–

3).  Bahwa alat bukti P.1 layak dan patut untuk ditolak ; —————————–

4).  Bahwa terbukti Terbanding/ Penggugat bukan merupakan pemilik yang sah atas lokasi tanah yang dibangun SMPN 1 Batang Asai, Kantor Camat Batang Asai, Kantor Unit Pelaksana Teknis Pendidikan Kecamatan Batang Asai, PT. PLN Sub Ranting Batang Asai ; ——————————————————-

Bahwa oleh karena itu petitum/ posita Terbanding/ Penggugat layak dan patut untuk ditolak ; ———————————————————————————

B.   Bahwa terhadap alat bukti P.2 berupa Keputusan Pasirah Kepala Marga Batang Asai, apakah alat bukti tersebut merupakan bukti kepemilikan yang sah Terbanding/ Penggugat atas tanah obyek sengketa ? oleh karenanya Pembanding/ Turut Tergugat IV mendasarkan “apakah alat bukti P.2 mempunyai kekuatan pembuktian lahir, materiil dan formil ?” ; ———————

1. Apakah alat bukti P.2 mempunyai kekuatan pembuktian lahir ? ——————

a).  Bahwa meskipun alat bukti P.2, berkepala “Keputusan Pesirah Kepala Marga Batang Asai” dan ada tanda tangannya, namun pembuat putusan yang menyatakan sebagai Kepala Marga Batang Asai tersebut tidak ada identitas nama lengkapnya, berarti tidak menjamin tentang kebenaran dan kepastian alat bukti P.2 ; —————————————

b).  Bahwa apabila dilihat dari bentuknya, alat bukti P.2 bukan merupakan Surat Keputusan melainkan hanya Surat Keterangan sepihak dari orang yang mengatasnamakan Kepala Marga Batang Asai yang menyatakan adanya sengketa antara Hasanah (Terbanding/ Penggugat) yang diwakili oleh suaminya yaitu Zaenal Arifin sebagai Pengugat, dengan Daup sebagai Tergugat yaitu tentang masalah     tanah sawah dan kering yang terletak di sungai Sepandateh di Pulau Senggeris. Hal tersebut tidak mempunyai hubungan dengan Subyek dan Obyek Sengketa dalam Perkara Perdata No. 03/Pdt.G/2009/PN. Srln ; ———————————

Bahwa alat bukti P.2 tidak membuktikan obyek tanah dalam Gugatan Perkara Perdata No. 03/Pdt.G/2009/PN. Srln adalah milik Terbanding/ Penggugat ; ————————————————————————–

Oleh karenanya berdasarkan alasan-alasan sebagaimana terurai diatas, alat bukti P.2 tidak memiliki kekuatan pembuktian secara lahir, sehingga tidak membuktikan hubungan hukum antara alat bukti P.2 dengan obyek sengketa, serta tidak membuktikan bahwa obyek sengketa dalam Perkara Perdata No. 03/Pdt.G/2009/PN.Srln adalah milik Terbanding/ Pengguggat; ————————————————————————-

2. Apakah alat bukti P.2 mempunyai kekuatan pembuktian materiil ? ————–

a).  Bahwa alat bukti P-2 tidak menunjukkkan atau tidak memberikan kepastian tentang, luas, letak serta batas-batas tanah obyek sengketa antara Sanah (Pengugat) yang diwakili suaminya Zaenal Arifin dengan Daup sebagai Tergugat ; ———————————————————-

b).  Selain itu bahwa obyek yang di jelaskan didalam alat bukti P-2 tidak sama (tidak identik) dengan obyek sengketa dalam perkara ini ; ———–

c).  Bahwa alat bukti P-2 tidak memenuhi persyaratan sebagai suatu putusan, karena tidak di sertai dengan nama si pembuat surat pernyataan tersebut (alat bukti P-2) ; ——————————————————————–

Bahwa secara materiil alat bukti P-2 bukan merupakan alat bukti perolehan hak atas tanah obyek sengketa dan keterangan alat bukti P-2 tidak membuktikan bahwa tanah Obyek Sengketa dalam Perkara Perdata No. 03/Pdt.G/2009/Srln milik Terbanding/ Penggugat ; ———————-

3. Apakah alat bukti P.2 mempunyai kekuatan pembuktian formil ? —————-

a).  Bahwa alat bukti P-2 tidak didasarkan pada kebenaran pernyataan si penanda tangan karena si penandatangan tidak mencantumkan nama sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap keputusannya, oleh karenanya alat bukti P-2 patut untuk ditolak ; ———————————

b).  Bahwa pembuatan alat bukti P-2 yang tertulis tanggal 16 juli 1966 diragukan kebenaranya, keraguan Turut Terguggat IV terhadap alat bukti P-2 sangatlah beralasan, karena : ————————————————

1).  Penulisan kata-kata/ kalimat yang terdapat dalam alat bukti P-2 yang dibuat pada tahun 1966 seharusnya masih menggunakan ejaan lama bukan ejaan yang disempurnakan (EYD) tahun 1972, hal tersebut terbukti : ————————————————————————

2).  Penulisan kata “Yangseharusnya dalam alat bukti P-2 tertulis “Jang; ————————————————————————-

3).  Penulisan nama Bulan “Juli” seharusnya dalam alat bukti P-2 tertulis “Djuli; ————————————————————————-

4).  Tidak dicantumkannya nama si penandatangan sebagai person yang menyatakan selaku Kepala Marga Batang Asai, bukti diragukannya kebenaran dan kepastiannya ; ———————————————–

5).  Tidak dicantumkannya tandatangan dari kedua belah pihak yang bersengketa berarti terbukti tidak adanya musyawarah antara Pengguggat yang diwakili oleh Zaenal Arifin dengan Daup sebagai Terguggat, sehingga alat bukti P-2 diragukan kebenarannya dan cenderung sebagai rekayasa ; ———————————————–

c).  Bahwa apabila alat bukti P.2 dihubungkan dengan keterangan saksi P. Karim dari Penggugat pada sidang hari Selasa tanggal 16 juni 2009 yang telah disumpah di persidangan, yang menerangkan bahwa tanah yang disengketakan antara Zaenal Arifin selaku wakil dari Penguggat melawan Daup sebagai Tergugat bukan tanah kering dan tanah sawah, melainkan yang disebutkan hanya tanah sawah : ——————————————

Bahwa berdasarkan alat bukti P.2 dari Terbanding/ Penggugat yaitu berupa Keputusan Pasirah Kepala Marga batang Asai dan tidak mempunyai kekuatan pembuktian baik lahir materiel maupun Formil ; —————————————

Bahwa sehubungan alat Bukti P. 2 tidak mempunyai kekuatan pembuktian lahir, formil dan materiel maka kedua alat bukti ini tidak mempunyai hubungan hukum dengan tanah obyek sengketa. Oleh karenanya alat bukti ini tidak dapat dijadikan alat bukti kepemilikan tanah obyek sengketa ; —————————–

C.   Bahwa terhadap Alat Bukti P.4, P.5, P.6, dan P.7 dari Terbanding/ Penggugat yang hanya merupakan foto-foto gedung yang dibangun diatas tanah obyek sengketa, dimana alat bukti ini bukan merupakan akta autentik sebagai dasar kepemilikan tanah obyek sengketa. Dengan demikian Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan kebenaran dalil-dalilnya sebagaimana posita Nomor 4, 6, 7, dan Nomor 8 Gugatan Terbanding/ Penggugat, sehingga tidak ada hubungan hukum antara Alat Bukti P.4 s/d Alat Bukti P.7 dengan tanah obyek sengketa ; ————————————————————————————

Oleh karenanya alat bukti P.4, P.5, P.6, dan P.7 dari Terbanding/ Penggugat ini tidak dapat dijadikan bukti perolehan dan kepemilikan yang benar dan sah atas tanah obyek sengketa ; ——————————————————————–

D.   Bahwa terhadap Alat Bukti P.8 dan Alat Bukti P.9 dari Terbanding/ Penggugat sebagaimana dalil Penggugat pada posita Nomor 9 dan Nomor 12 Gugatan Terbanding/ Penggugat, bukti tersebut tidak diajukan oleh Terbanding/ Penggugat dimuka persidangan. Dengan demikian Terbanding/ Pengguggat tidak dapat membuktikan kebenaran dalil-dalilnya sebagaimana posita Terbanding/ Penggugat posita Nomor 9 dan Nomor 12  Gugatan Terbanding/ Penggugat. Sehingga tidak ada hubungan hukum antara Alat Bukti P.8 dan Alat Bukti P.9 dengan tanah obyek sengketa. Oleh karenanya kedua alat bukti tersebut tidak dapat dijadikan sebagai alat bukti kepemilikan yang sah atas sebagian tanah obyek sengketa ; ———————————————————

E.   Bahwa terhadap kedua alat bukti yang diajukan dimuka persidangan tetapi tidak didalilkan di gugatan yaitu 2 (dua) alat bukti berupa surat keterangan hak milik tanah ; —————————————————————————————-

Bahwa kedua alat bukti ini menerangkan tentang sepengetahuan  masyarakat Pulau Senggeris Desa Pekan Gedang, tanah yang dibangun SMP Negeri Pekan Gedang pemiliknya adalah Sanah (Terbanding/ Penggugat).  Kedua alat  bukti ini di buat oleh masyarakat Pulau Senggeris Desa Pekan Gedang pada tanggal 12 September 2007 ; ———————————————————————–

Bahwa kedua alat bukti tersebut tidak menjelaskan secara jelas dan terperinci tentang letak, luas dan batas-batas tanah yang diterangkan, apalagi letak, luas dan batas-batas tanah obyek sengketa ; ————————————————

Bahwa terhadap kedua alat bukti ini, masing-masing persoon yang member keterangan dalam kedua alat bukti tersebut tidak jelas identitasnya karena tidak disertai dengan keterangan sesuai Kartu Identitas Penduduk, hanya tertulis masyarakat Pulau Senggeris Kecamatan Batang Asai, yang dimaksud masyarakat yang mana sama sekali tidak dijelaskan ; ——————————–

Bahwa kedua alat bukti tersebut baik yang membuat maupun yang yang menerangkan, bukan pejabat yang berwenang ataupun bukan dari Masyarakat Adat Batang Asai ; —————————————————————————

Bahwa dengan demikian kedua alat bukti ini bukan merupakan akta autentik yang dapat dijadikan dasar kepemilikan yang sah atas tanah obyek sengketa. sehingga tidak ada hubungan hukum antara kedua alat bukti tersebut dengan tanah obyek sengketa. Oleh karenanya kedua alat bukti ini tidak dapat dijadikan bukti kepemilikan yang sah atas tanah obyek sengketa ; —————————–

F.   Bahwa pada Pemeriksaan Setempat (sidang lokasi) saksi-saksi dari Terbanding/ Penggugat sama sekali tidak dapat membuktikan, menerangkan maupun menunjukkan asal-usul kepemilikan tanah dari Terbanding/ Tergugat seperti yang didalilkan dalam Gugatan Terbanding/ Penggugat, bahkan pada Pemeriksaan Setempat (sidang lokasi) ditemukan fakta bahwa berdasarkan keterangan ARIFIN (suami dari Terbanding/ Penggugat) mengakui adanya dan ikut pada pengukuran pada tahun 1982 yaitu ketika tanah obyek sengketa di ukur untuk diserahkan oleh Penghulu Malin pada Pemerintah Daerah Sarko yang diwakili oleh Pemerintah Kecamatan Batang Asai. Dengan demikian saksi-saksi dari Terbanding/ Penggugat telah nyata-nyata tidak dapat menunjukkan adanya suatu peristiwa hukum/ hubungan hukum antara Terbanding/ Penggugat dengan tanah obyek sengketa ; ———————————————————–

G.   Bahwa demikian juga terhadap seluruh keterangan saksi-saksi dari Terbanding/ Penggugat yang telah disumpah dimuka persidangan antara lain : saksi Sa’ir, saksi Karim dan saksi A. Gusti, Saksi-saksi dari Terbanding/ Penggugat ini  sama sekali tidak dapat menunjukkan,  menerangkan maupun membuktikan adanya hubungan hukum antara Terbanding/ Penggugat dengan tanah obyek perkara, bahkan 2 (dua) orang saksi dari Terbanding/ Penggugat (Saksi Karim dan Saksi A. Gusti) menyebutkan bahwa tanah obyek perkara adalah tanah sawah melainkan pada Pemeriksaan Setempat (sidang lokasi) tanah obyek sengketa adalah berupa tanah kering karena tidak dimungkinkan tanah sawah berada di atas perbukitan, sehingga tidak adanya hubungan hukum antara Terbanding/ Penggugat dengan tanah obyek sengketa ; ———————————————

Bahwa dengan tidak ada satupun alat bukti bahkan saksi-saksi yang menunjukkan adanya hubungan hukum antara Terbanding/ Penggugat dengan tanah obyek sengketa yaitu tanah yang dibangun SMPN 1 Batang Asai, Kantor Camat Batang Asai, Kantor Unit Pelaksana Teknis Pendidikan Kecamatan Batang Asai, PT. PLN Sub Ranting Batang Asai, maka atas Petitum Terbanding/ Penggugat dalam Gugatannya pada angka 2, Terbanding/ Tergugat tidak dapat membuktikan kebenaran dalil-dalilnya. oleh karenanya sangat layak dan patut Petitum Terbanding/ Penggugat pada angka 2 untuk di tolak ; ———————————————-

2.   Bahwa untuk petitum Nomor 3 dalam Gugatan Terbanding/ Penggugat yang menyatakan : ————————————————————————————-

Menyatakan Tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum yang telah merugikan Penggugat secara moril dan materiel” ; ————————–

Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya. Sebagai dasar dan alasan dari Pembanding/ Turut Tergugat IV adalah sebagai berikut ; ——————-

a.   Bahwa Tergugat saat ini disebut sebagai Pembanding/ Tergugat menguasai tanah obyek sengketa telah mendapat penyerahan/ hibah dari ahli waris Penghulu Malin yang diwakili oleh H. Mat Yakin, Daup, Tayen, Taher dan Yahya kepada Pemerintah Daerah Sarko yang diwakili oleh Pemerintah Kecamatan Batang Asai pada tahun 1982 (sesuai dengan keterangan saksi dari Pembanding/ Tergugat dan Para Turut Tergugat antara lain : saksi Thamrin anak dari H. Mat Yakin, Saksi Buyung Buhari keponakan dari Daud yang merupakan ahli waris langsung tanah obyek sengketa, Saksi Zainuti serta saksi Abdul Rahman) di persidangan. oleh karena tanah obyek sengketa telah diserahkan oleh ahli waris yang berhak kepada Pemerintah Daerah Sarolangun (Pembanding/ Tergugat) dahulu bernama Pemerintah Daerah Sarko. Dengan sangat jelas status tanah tersebut adalah merupakan tanah/ aset Pemerintah Kabupaten Sarolangun ; ——————————————————————–

b.   Bahwa karena ada gugatan secara adat dari Marbawi anak dari Terbanding/ Penggugat pada tahun 2007 terhadap tanah SMP I Batang Asai (sekarang SMPN 13) maka pada tahun permasalahan ini dapat pernah diselesaikan melalui musyawarah adat di Kecamatan Batang Asai, dimana gugatan tersebut telah menghasilkan suatu Keputusan Rapat Adat Kecamatan Batang Asai tertanggal 14 Juni 2007 (sesuai bukti T, T.T-1 sampai dengan T.T-2 serta keterangan saksi Thamrin, saksi Buyung Buhari) yang pada pokoknya menyatakan bahwa permasalahan ini telah diselesaikan melalui musyawarah adat di Kecamatan Batang Asai dan telah menghasilkan Keputusan Rapat Adat Kecamatan Batang Asai tertanggal 14 Juni 2007 (Bukti. T.T-1 dan Buktii T.T-2 dari Pembanding Tergugat). maka sudah jelas status tanah tersebut adalah merupakan tanah/ aset Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun ; ————————————–

c.   Bahwa apabila kemudian pemerintah daerah Kabupaten Sarolangun mempergunakan tanah tersebut untuk kepentingan umum maka apa yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun bukan merupakan perbuatan melawan hukum ; ————————————————————–

Bahwa berdasarkan uraian dan alasan di atas maka atas petitum dari Gugatan Terbanding/ Penggugat No. 3, Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan kebenaran dalil-dalilnya. Oleh karenanya sangat layak dan patut jika petitum No. 3 Gugatan Terbanding/ Penggugat untuk di tolak ; —————————

3.  Bahwa untuk Petitum Nomor 4 dalam Gugatan Terbanding/ Penggugat yang menyatakan : ————————————————————————————–

Menyatakan sah dan berharga sita jaminan yang telah ditetapkan” ; ———-

Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya. Sebagai dasar dan alasannya dari Pembanding/ Turut Tergugat IV adalah sebagai berikut ; —————

Bahwa sehubungan tidak ada satupun alat bukti yang menunjukkan hubungan hukum antara Terbanding/ Penggugat dengan tanah obyek sengketa serta Terbanding/ Tergugat tidak dapat membuktikan kebenaran atas dalil-dalilnya tentang kepemilikan tanah obyek sengketa, sehingga tidak patut dan tidak layak Terbanding/ Penggugat meminta pengesahan sita jaminan. Oleh karena Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya, maka sangat layak dan patut jika terhadap Petitum No. 4 Gugatan Terbanding/ Penggugat untuk ditolak ; —

4.   Bahwa untuk petitum Nomor 5 dalam Gugatan Terbanding/ Penggugat yang menyatakan : ————————————————————————————-

Memerintahkan Tergugat dan Para Turut Tergugat untuk menyerahkan tanah beserta bangunan obyek perkara kepada Penggugat dengan serta merta dan tanpa beban apapun” ; —————————————————

Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya. Sebagai dasar dan alasan dari Pembanding/ Turut Tergugat IV adalah sebagai berikut ; ——————-

-   Bahwa sehubungan Terbanding/ Penggugat berdasarkan dasar dan alasan yang diuraikan diatas tidak dapat membuktikan sebagai pemilik tanah obyek sengketa maka Pembanding/ Turut Tergugat IV  tidak berkewajiban untuk menyerahkan tanah beserta bangunan obyek perkara kepada Terbanding/ Penggugat dengan serta merta. Oleh karena Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya tentang kepemilikan tanah obyek sengketa, maka sangat patut dan layak apabila terhadap Petitum No. 5 Gugatan Terbanding/ Penggugat untuk di tolak ; ——————————————————————————

5.  Bahwa untuk petitum Nomor 6 dalam Gugatan Terbanding/ Penggugat yang menyatakan : ————————————————————————————–

Menghukum Tergugat dan Para Turut Tergugat untuk membayar ganti rugi moril dan materil kepada Penggugat dengan seketika sebesar Rp. 2.000.000.000. (dua milyar rupiah) secara tanggung renteng” ; —————-

Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya. Sebagai dasar dan alasan dari Pembanding/ Turut Tergugat IV adalah sebagai berikut ; ——————-

-   Bahwa sehubungan Terbanding/ Penggugat berdasarkan dasar dan alasan yang diuraikan diatas tidak dapat membuktikan sebagai pemilik tanah obyek sengketa maka Pembanding/ Turut Tergugat IV, maka sangat tidak beralasan jika Pembanding/ Turut Tergugat  IV membayar ganti membayar ganti rugi moril dan materil kepada Terbanding/ Penggugat dengan seketika sebesar Rp. 2.000.000.000. (dua milyar rupiah) secara tanggung renteng. Oleh karena Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya tentang kepemilikan tanah obyek sengketa, maka sangat patut dan layak apabila terhadap Petitum No. 6 Gugatan Terbanding/ Penggugat untuk di tolak;

6.   Bahwa untuk petitum Nomor 7 dalam Gugatan Terbanding/ Penggugat yang menyatakan : ————————————————————————————-

Menghukum Tergugat dan Para Turut Terguggat untuk membayar uang paksa (dwangsom) kepada Penggugat senilai Rp. 10.000.000. (sepuluh juta rupiah) per hari secara tanggung renteng, apabila lalai melaksanakan putusan dalam perkara ini” ; ———————————————————————-

Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya. Sebagai dasar dan alasan dari Pembanding/ Turut Tergugat IV adalah sebagai berikut ; ——————-

-   Bahwa sehubungan Terbanding/ Penggugat berdasarkan dasar dan alasan yang diuraikan diatas tidak dapat membuktikan sebagai pemilik tanah obyek sengketa maka Pembanding/ Turut Tergugat IV, maka sangat tidak beralasan jika Pembanding/ Turut Tergugat IV membayar ganti membayar uang paksa (dwangsom) kepada Terbanding/ Penggugat senilai Rp. 10.000.000. (sepuluh juta rupiah) per hari secara tanggung renteng. Oleh karena Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya tentang kepemilikan tanah obyek sengketa, maka sangat patut dan layak apabila terhadap Petitum No. 7 Gugatan Terbanding/ Penggugat untuk di tolak ; ——————————-

7.   Bahwa untuk petitum Nomor 8 dalam Gugatan Terbanding/ Penggugat yang menyatakan : ————————————————————————————-

Menyatakan putusan ini dapat dijalankan terlebih dahulu, meskipun ada upaya hukum lainnya, baik berupa verzet, banding dan kasasi” ; —————-

Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya. Sebagai dasar dan alasan dari Pembanding/ Turut Tergugat IV adalah sebagai berikut ; ——————-

-   Bahwa sehubungan Terbanding/ Penggugat berdasarkan dasar dan alasan yang diuraikan diatas tidak dapat membuktikan sebagai pemilik tanah obyek sengketa maka Pembanding/ Turut Tergugat IV sangat tidak beralasan jika Terbanding/ Penggugat meminta putusan serta merta (Uitvoorbaar bij voorraad). Oleh karena Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya tentang kepemilikan tanah obyek sengketa, maka sangat patut dan layak apabila terhadap Petitum No. 8 Gugatan Terbanding/ Penggugat untuk di tolak;

8.   Bahwa untuk petitum Nomor 9 dalam Gugatan Terbanding/ Penggugat yang menyatakan : ————————————————————————————-

Menghukum Tergugat dan Para Turut Tergugat untuk membayar biaya yang timbul dari perkara ini secara tanggung renteng” ; ———————————

Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya. Sebagai dasar dan alasan dari Pembanding/ Turut Tergugat IV adalah sebagai berikut ; ——————-

-   Bahwa sehubungan Terbanding/ Penggugat berdasarkan dasar dan alasan yang diuraikan diatas tidak dapat membuktikan sebagai pemilik tanah obyek sengketa maka Pembanding/ Turut Tergugat IV  sangat tidak beralasan jika Terbanding/ Penggugat meminta Pembanding/ Turut Tergugat IV untuk membayar seluruh biaya yang timbul dalam perkara ini. Oleh karena Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya tentang kepemilikan tanah obyek sengketa, maka sangat patut dan layak apabila terhadap Petitum No. 9 Gugatan Terbanding/ Penggugat untuk di tolak ; ——————————————–

Bahwa sesuai dengan dasar dan alasan sebagaimana telah diuraikan diatas, nyata-nyata Terbanding/ Penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya sebagaimana yang dituangkan dalam gugatannya, seharusnya Judex facti Pengadilan Tingkat Pertama menolak seluruh gugatan Terbanding/ Penggugat dalam Pokok Perkara ; ——————-

Berdasarkan seluruh uraian tersebut diatas, maka Pembanding mohon kepada Ketua Pengadilan Tinggi Jambi melalui Majelis Hakim Tinggi yang memeriksa dan mengadili perkara ini untuk memutuskan : ——————————————————————–

1. Menerima Permohonan Banding Pembanding/ Turut Tergugat IV tersebut diatas ; —–

2. Memperbaiki Putusan Pengadilan Negeri Sarolangun Nomor : 03/Pdt.G/2009/ PN.Srln, tertanggal 10 September 2009 menjadi sebagai berikut : ———————————–

——————————————— MENGADILI ———————————————

DALAM EKSEPSI

Mengabulkan Eksepsi Tergugat, Turut Tergugat I, Turut Tergugat II, Turut Tergugat III dan Turut Tergugat IV ; ———————————————————————–

DALAM PROVISI

Menolak tuntutan Provisi Penggugat ; ———————————————————-

DALAM POKOK PERKARA

1. Menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya ; ———————————————

2. Menyatakan dan memutuskan bahwa Penggugat bukan sebagai pemilik sah atas lokasi tanah obyek perkara beserta bangunan diatasnya berupa SMPN 13 Batang Asai, Kantor UPTD Pendidikan Kecamatan Batang Asai, Kantor Camat Batang Asai dan Kantor PLN Sub Ranting Batang Asai ; ———————————————————-

3. Menyatakan dan memutuskan bahwa tanah obyek sengketa adalah sah milik Pemerintah Kabupaten Sarolangun ; ————————————————————

4. Menyatakan dan memutuskan bahwa Tergugat, Turut Tergugat I, Turut Tergugat II, Turut Tergugat III dan Turut Tergugat IV tidak melakukan perbuatan melawan hukum ; ———————————————————————————————-

5. Menolak Sita Jaminan (Conservatoir Beslag) dan uang paksa (Dwangsom) yang dimintakan oleh Penggugat ; ———————————————————————

6. Menolak tuntutan ganti rugi yang dimintakan oleh Penggugat ; —————————-

7. Menghukum Penggugat untuk membayar seluruh biaya yang timbul dalam perkara ini; —————————————————————————————————-

————————————————– Atau —————————————————

Apabila Ketua Pengadilan Tinggi Jambi melalui Majelis Hakim Pengadilan Tinggi yang memeriksa, mengadili, memberikan pertimbangan hukum dan memberikan putusan atas perkara ini berpendapat lain, berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, Mohon putusan yang seadil-adilnya (Ex aequo et bono) berdasarkan nilai-nilai keadilan, kelayakan dan kepatutan yang berlaku dalam masyarakat.

Demikian Memori Banding Pembanding/ Turut Tergugat IV, atas perhatian, kebijakan serta dikabulkannya Memori Banding ini, Pembanding/ Turut Tergugat IV melalui Kuasa Hukumnya mengucapkan terima kasih yang mendalam.

Sarolangun,    Oktober 2009

Hormat Kami,

Kuasa Hukum Pembanding/ Turut Tergugat IV

ttd

SOEHARTOMO, S.H.

ttd

IVIDA DEWI AMRIH SUCI, S.H., M.H.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s